5 Jan 2013

Bisnis Ban

wOOw, akhirnya mencoba menulis sesuatu diblog ini. fuuuhhhhh.... :)
Mau cerita sedikit tentang hari ini yang full time.

Ini tentang bisnis yang aku lakoni, bisnis orang tua sih tepatnya karena setelah lulus kuliah aku langsung terjun membantu usaha orang tua yang bergerak di bisnis otomotif terutama ban mobil.

Awalnya sempet bingung, syok, stres karena tidak tahu apa-apa tentang "BAN". Yang aku tahu seperti oram awam lainnnya kalo ban mobil itu bulet, item tanpa tahu seri ban, merk ban dll deh. Padahal aku sudah bergelut dengan Ban sejak kecil. tapi berbeda sedikit. Bedanya dulu vulkanisir saja sekarang tambah ban baru segala merk dan ukuran. 
Vulkanisir ban itu ban yang sudah halus kembangan/batikan diproses ulang lagi menjadi seperti ban baru. Penggunaan dan masa manfaatnya pun hampir sama dan harganya lebih murah juga dibandingkan beli ban baru. Tapi ban hanya dapat divulkanisir 3-4 kali saja, setelah itu ya dibuang. Eits, masih ada manfaatnya lhoo ban yang sudah tidak dapat dipakai, yaitu bisa digunakan sebagai bahan bakar membuat gamping atau bisa juga untuk industri mebel. Kursi, meja dari ban, lucu kaan?hehehehe

Ternyata bisnis ban ini cukup menarik looh buat digeluti meskipun persaingan sudah ketat dan sedikit berat tapi sangat berpeluang. Kenapa? Karena setiap hari, setiap tahun jumlah kendaraan bermotor semakin meningkat terus dan ban itu seperti kebutuhan pokok bagi mobil selain oli yang harus sering diganti. Ban mobil yang digunakan untuk rental atau transportasi umum biasanya akan habis dalam waktu 6 bulan saja, itupun dengan syarat kondisi ban habis batiknya dengan sempurna (tidak makan samping). Sedangkan untuk mobil pribadi biasanya 1-2 tahun baru habis, dan kalau jaraaang banget digunakan mungkin malah habis 3-5tahunan. Sampai ban mobilnya udah kerut-kerut ketuaan. wkwkwkwkwkkwk.

Nah mungkin cukup sekian dulu tentang bisnis Ban mobilnya yaah. Besok lanjut tentang bisnis yang saya geluti sejak Kuliah sampai sekarang.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar